Beranda / Katalog / Panduan Menanam Bibit Kayu untuk Investasi Jangka Panjang
Panduan Investasi

Panduan Menanam Bibit Kayu untuk Investasi Jangka Panjang

Jati, mahoni, sonokeling, dan sengon (albasia) adalah pilihan populer untuk investasi kayu karena nilai jualnya cenderung meningkat seiring bertambahnya umur pohon. Investasi ini butuh kesabaran — masa panen berkisar 5 hingga lebih dari 20 tahun tergantung jenis.

Memilih Jenis Pohon Kayu

JenisKelebihanEstimasi Panen
JatiHarga jual tinggi, tahan rayap, umur pakai panjang15–25 tahun
MahoniPertumbuhan lebih cepat, mudah beradaptasi15–20 tahun
SonokelingSerat mewah, harga jual tinggi, permintaan stabil15–25 tahun
Sengon (Albasia)Pertumbuhan sangat cepat, cocok industri plywood5–8 tahun

Ciri Bibit Kayu Berkualitas

Lokasi dan Jarak Tanam

Lahan ideal punya drainase baik, tidak tergenang air, sinar matahari penuh, dan pH tanah sekitar 5,5–7,0. Untuk lahan miring, sebaiknya dibuat teras atau guludan agar tidak erosi.

Jarak tanam umumnya 3×3 meter hingga 4×4 meter tergantung jenis. Jarak terlalu rapat membuat diameter batang berkembang lebih lambat karena bersaing cahaya dan unsur hara.

Menyiapkan Lubang Tanam

Lubang tanam berukuran 40×40×40 cm hingga 60×60×60 cm tergantung kondisi tanah, dibuat 2–4 minggu sebelum penanaman. Media tanam bisa dicampur tanah galian atas, kompos, dan pupuk kandang matang.

Perawatan di Tahun-Tahun Awal

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Khanza Bibit menyediakan bibit Jati, Albasia, Sonokeling, Mahoni, Trembesi, dan Waru siap tanam untuk lahan investasi Anda.

Tanya Stok via WhatsApp →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pohon kayu apa yang paling cepat panen?

Sengon merupakan salah satu jenis kayu yang paling cepat dipanen, umumnya pada umur 5–8 tahun.

Kapan waktu terbaik menanam bibit kayu?

Awal musim hujan, karena kelembapan tanah yang cukup membantu pertumbuhan akar.